Pengikut yang menemani..

~UKHWAH TERIKAT , KEK COKLAT PENGIKAT~

Dengan namaMu Allah kami mulakan.

Empat hati,empat jiwa berlainan jasad berkeinginan sama.

"Ya Allah,aku teringin makan kek coklat.Perkenankanlah" Hati-hati meminta dengan penuh percaya.Meminta pada siapa?Akal yang dikurniakan oleh Allah terus berfikir untuk merealisasikan keinginan hati.Akal menilai maka terkeluarlah gaya bahasa empat hati pada empat lisan walau lapan telinga semuanya tidak dihimpunkan untuk mendengar.Akhirnya jasad diminta berjasa pada sebuah keinginan agar dapat merasakan kenikmatan jua doa & tawakal tidak ketinggalan.

Begitulah hidayahNYA pabila sampai pada hati-hati yang dikehendakiNYA.Hati dapat merasakan dan percaya Allah itu ada dan hanya Dia yang mesti disembah kemudian akal memikirkan segala kebaikan menilai segala kejadian dengan menerima Allah itu ada jua mencari kewujudanNYA mencapai damai.Namun belum cukup puas dan terbukti jika disimpan dan dikongsi hanya dengan hati dan akal.Maka,terbuktilah pabila dia mengungkapkannya dengan lisan "Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahawa Nabi Muhammad S.A.W itu pesuruh Allah".Nah,bukti sudah dia seorang muslim.Bukan cukup terhenti pada kalam yang dilafazkan pada lidah,tapi harus terus dan terus dibuktikan melalui perlakuan di setiap penjuru jasad pada semua perkara yang di perintahkanNYA,pada segala segi tindak tanduk serta amalan.

Akal:"makan kek..keinginan hati tidak melanggar perintahNYA.Aku boleh mengikut telunjuknya."
Hati:"pandai kamu menilai.segerakanlah kamu perintahkan jasad merealisasikannya."
Akal:"jangan terburu-terburu.jangan kamu mengikut hawa nafsu duhai hati.bersabarlah sedikit waktu,bukankah sabar itu sebahagian daripada iman?"
Hati:"salahkah aku hanya meminta kek coklat berperisa oren bermandikan coklat cair bertakhtakan strawberi?hanya satu kek coklat,bukannya sepuluh!!
Akal:"aku tahu,tapi kamu harus kau ingat hati,jasad kini bukan berada di Malaysia tapi di Jordan.Kos sara diri agak tinggi.Bukankah baru sebentar tadi kamu merasakan "nasi ayam".Ketahuilah sifat terburu-buru itu adalah sifat syaitan.Perut pun sudah habis waktu bekerja.Mungkin keinginanmu boleh direalisasikan di lain waktu yang lebih sesuai.Betul tak perut?
Perut dan Jasad:"kami setuju".

KEMBALI ke alam nyata..
KEMBALI padaNya wajib dipercaya..
KEMBALI..bila?dimana?bagaimana?
hanya Dia yang mengetahuinya..Istighfar..basahkan jiwa

ayuh kembali sebentar melayan cerita hamba>>AWASI MASAMU!!

Kakak 1: " saya teringin makan kek coklat "
Kakak 2: "eh,saya pun sama teringin "

kemudian..

Adik 1: " teringin nak buat kek coklat "
Adik 2: " kita pun "

Itulah dia empat jasad yang tinggal sebumbung di negara bumi anbiya'.Timbulnya

Maka wujudlah tepung,telur dan lain-lain 'sahabat' seumpama dengannya yang boleh digandingkan bersama untuk merealisasikan " kek coklat ".

Teringat Saidatina Fatimah(anak Nabi Muhammad S.A.W) mengisar tepung sehingga tangannya pecah-pecah.

Setelah semuanya siap di adun kemudian di kukus.Maka terhasillah "kek coklat".Inilah dia hasilan yang pertama dari empat seteman.

..rupanya sungguh tidak comel tapi kelazatannya hanya Dia yang tahu

Rapatnya ukhwah mereka seperti rapatnya tepung dengan telur yang tidak bisa diceraikan semula setelah teradun.Sedih , tawa dan duka dirasai bersama.Bukan hanya solat,memasak,mengemas rumah berjemaah tetapi "kek coklat" harus di adun berjemaah,dikukus berjemaah,menghiasnya berjemaah dan merasakan kelazatannya secara berjemaah.Sungguh nikmat pemberian Tuhan.

Adik 1 : " dah azan,kita solat dahulu ye.nanti kita sambung buat kek".
Kakak 1:"kek terlalu sedap pun tidak berguna jika solat dilewat-lewatkan".

Hadirnya dua orang adik membawa 1001 rahmat dan berkat terhadap rumah sewa yang agak sederhana itu.Rentetan kisah " kek coklat " tidak berakhir dengan hanya sekadar satu " kek coklat " itu sahaja.

Rezeki..

" ..Barang siapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia beri jalan keluar baginya.Dan Dia memberi rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah,niscaya Allah akan mencukupkan (keperluannya).Sungguh,Allah itu melaksanakan urusanNya.Sungguh,Allah telah mengadakan ketentuan bagi setiap sesuatu. "(surah At-Tolaq:2-3)

Secara tidak sengaja 4 seteman menerima tempahan dari teman-teman..Alahai,rajin sungguh.

"akak,kita ada 2 tempahan esok..tapi kita ada program persatuan kan?Macam mana?Terima tak?".."insha Allah kita terima saja.kita tolong buatkan."

Suka duka bersama kek juga 4 seteman berkongsi..

"kakak!!! habis la kak..sangat beruntung kita semua masih dipanjangkan umur."
"kenapa dik??"
"kek hangus terbakar(hitam sungguh)"
"awak tak dengar alarm clock awak?(but kek pn ada alarm^~^..penting masa kan)
"kita semua tidur mati agaknya,semua penat.."
"Alhamdulillah,semua selamat..tidak mengapa,kita buat lagi ye"..(adik mula sedih )


kek ke-2..

kek ke-3


ke-4

hasilan ke-10

dan banyak lagi hasilan 'ukhwah yg terikat'..

..jika dulu,hanya yang kecil..tetapi sekarang wujud yg besar..

Maka..itulah dia hikayat 4 seteman,kek coklat menjadi pengikat.Bukan hasilan mesin tetapi hasil jalinan ukhwah tangan-tangan 4 sehati .

~WAllahua'lam~


1 comment:

Anonymous said...

try comment jap..